Sebanyak 27,1% pelaku usaha memperkirakan kondisi bisnisnya akan stabil, naik 0,2 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, pelaku usaha yang pesimistis turun 0,3 poin persentase menjadi 5,5%.

Eko mengatakan, pelaku industri melihat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ramadan, hingga Lebaran sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi. Ia berharap stabilitas dan optimisme tetap terjaga dalam enam bulan ke depan.

"Pelaku usaha melihat situasi ini merupakan suatu peluang yang bisa meningkatkan utilisasi mereka. Kami berharap, sama seperti yang diharapkan oleh pelaku usaha dan tergambar di dalam respons IKI, bahwa keyakinan terhadap kondisi ke depan ini akan semakin baik," tutup Eko.