NADIKABAR.COM — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Oktober 2026 mencapai 53,77 poin. Angka ini naik 1,84 poin dibandingkan September 2026 sebesar 51,93 dan menjadi yang tertinggi sejak Februari 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto mengatakan, kenaikan tersebut menunjukkan kondisi industri manufaktur nasional semakin menguat. IKI Oktober juga meningkat 0,27 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 53,50.

"Dengan rasa bangga saya menyampaikan bahwa IKI pada bulan Oktober 2026 mencapai 53,77 poin. Angka 53,77 ini menunjukkan bahwa sektor industri ada pada posisi ekspansi yang kuat," jelas Eko dalam konferensi pers IKI di Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Berdasarkan komponennya, variabel pesanan baru naik 2,68 poin menjadi 56,08. Sementara itu, variabel produksi meningkat 1,60 poin menjadi 55,38. Adapun variabel persediaan produk naik tipis 0,15 poin menjadi 45,60 namun tetap dalam zona kontraksi.

Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, sebanyak 19 subsektor berada di zona ekspansi dan empat subsektor lainnya mengalami kontraksi. Subsektor yang berekspansi menyumbang 94,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada triwulan II-2026.

Di sisi lain, sebanyak 67,4% pelaku usaha menyatakan optimistis terhadap kondisi bisnisnya dalam enam bulan mendatang. Persentase tersebut tidak berubah dibandingkan September 2026.

Sebanyak 27,1% pelaku usaha memperkirakan kondisi bisnisnya akan stabil, naik 0,2 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, pelaku usaha yang pesimistis turun 0,3 poin persentase menjadi 5,5%.

Eko mengatakan, pelaku industri melihat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ramadan, hingga Lebaran sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi. Ia berharap stabilitas dan optimisme tetap terjaga dalam enam bulan ke depan.

"Pelaku usaha melihat situasi ini merupakan suatu peluang yang bisa meningkatkan utilisasi mereka. Kami berharap, sama seperti yang diharapkan oleh pelaku usaha dan tergambar di dalam respons IKI, bahwa keyakinan terhadap kondisi ke depan ini akan semakin baik," tutup Eko.