"Di India tuh ada loh, banyak malahan, tempat-tempat yang bersih, yang kafe rapi gitu tuh ada, banyak banget, yang ber-AC ada. Mau pilih yang kayak gimana sesuai budget ada," ujarnya.
"Sebenarnya mungkin karena di Indonesia itu India ter-framing dengan hal yang seperti itu, mungkin orang-orang mudah mengarah ke yang seperti itu gitu. Tapi kenyataannya di India itu sama aja kayak di Indo gitu. Tempat yang bersih ada, tempat yang nyaman ada, tempat yang fancy juga ada, mal banyak. Gitu," lanjut Diah.
Diah juga kagum dengan layanan kesehatan yang murah di India. Bahkan layanan scaling atau pembersihan karang gigi hanya dikenakan sekitar Rp 4.000.
"Yang bikin aku kagum itu adalah biaya kesehatan di India itu murah banget. Jadi, aku punya pengalaman di mana aku itu scaling, bersihin karang gigi, dan itu cuma bayar 20 rupee. Which is itu cuman Rp 4.000. Kalau dibandingin di Indonesia, mungkin aku bisa bayar Rp 300 (ribu) sampai Rp 500 ribu," kata perempuan asli Jogja itu.
Tak hanya layanan kesehatan, transportasi di sana menurutnya juga cukup nyaman. Diah sendiri sempat menjajal layanan MRT berkualitas di kotanya.
"Dan di sana itu transportasi umumnya tuh murah juga loh. Kebetulan kemarin itu kayak nyoba MRT itu murah juga di sana, keretanya bagus, adem, kayak gitu. Dan nggak yang telat-telatan kayak gitu, udah yang modern banget. Kebetulan karena aku ada di Ahmedabad tuh udah ada MRT ya," lanjut Diah.
Meski banyak hal murah dan nyaman, Diah masih berjibaku dengan panasnya India. Terlebih, kos-kosannya berada di lantai atas, sehingga bisa terasa lebih panas saat cuaca terik.