NADIKABAR.COM — Nabi Sulaiman AS terkenal dengan kekayaannya yang melimpah, yang tidak seorang pun setelahnya memiliki anugerah seperti yang didapatnya itu. Sulaiman, selain sebagai nabi, juga merupakan seorang raja.
Dia memimpin bangsa manusia dan jin. Namun, pernah suatu kali ketika setan-setan belum ditaklukkan untuknya sebagai pekerja bangunan dan penyelam, Allah SWT mengujinya dengan peristiwa yang cukup melelahkan.
Dalam peristiwa itu, Setan merebut singgasana Sulaiman sehingga dia tidak dikenali oleh rakyatnya sendiri. Bahkan, di bibir laut, Sulaiman sempat dipukul orang sebelum akhirnya penderitaan itu selesai.
Bagaimana bisa setan menguasai singgasana Sulaiman AS? Hal ini direkam di dalam Al-Qur'an surat Shad ayat 34. Para ahli tafsir menguraikan ayat itu dengan riwayat penyamaran Setan. Simak yuk!
Perebutan singgasana Sulaiman AS oleh Setan selama 40 hari ini adalah bagian dari ujian yang Allah SWT berikan untuknya. Berikut ini adalah ayat di dalam Al-Qur'an surat Shad ayat 34, dikutip dari laman NU Online:
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمٰنَ وَاَلْقَيْنَا عَلٰى كُرْسِيِّهٖ جَسَدًا ثُمَّ اَنَابَ ٣٤
"Sungguh, Kami benar-benar telah menguji Sulaiman dan Kami menggeletakkan(-nya) di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat."
Laman tersebut menerjemahkan Sulaiman AS sakit dan duduk dengan lemah pada kursinya. Sementara penerjemahan lain menilai bahwa Allah SWT menempatkan sesosok jasad yang lain untuk duduk pada singgasana Sulaiman AS.