Perlahan, tinju memberinya arah dan tujuan yang sebelumnya tak ia punya. Ia berlatih hampir setiap hari di Sasana Prayoga Bogor.
Ia menempuh perjalanan berkilo-kilometer dengan angkot demi mengasah kemampuan dan mengejar asa menjadi atlet.
“Harus tetap latihan dan siap kapan pun kalau mau tanding. Jadi atlet itu bonus, tinju buat sehat,” ujarnya.
Jadwalnya ketat. Mulai jogging saat Subuh, latihan hingga menjelang Magrib, lalu beristirahat tepat waktu tanpa begadang. Ia ingin berlaga di Byon Combat dan mengikuti jejak idolanya, Felmy Sumaehe.