NADIKABAR.COM — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membantah dugaan adanya pembatasan jangkauan konten atau shadowban terhadap unggahan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejumlah pengguna media sosial menduga adanya shadowban yang dilakukan pemerintah melalui Komdigi.

Shadowban menjadi isu yang sering dibicarakan para pengguna media sosial. Mereka sering kali merasakan konten-konten terkait topik tertentu cenderung mendapatkan sedikit jumlah engagement, mulai dari view, like, hingga komentarnya.

Menanggapi isu shadowban terhadap konten karhutla, Direktur Pengendalian Ruang Digital Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosyadi menegaskan bahwa Komdigi tidak pernah meminta platform membatasi maupun menurunkan konten terkait karhutla.

"Kami menegaskan bahwa Komdigi tidak pernah menginstruksikan atau mengajukan permintaan kepada platform untuk membatasi atau menurunkan konten terkait kebakaran hutan," kata Safriansyah pada Selasa (20/10), dikutip dari NadiKabar.