Lebih lanjut Maroli mengatakan perkembangan AI perlu diimbangi dengan sikap kritis pengguna. Teknologi tersebut dapat membantu proses berpikir, tetapi tidak seharusnya menggantikan penilaian manusia dalam menentukan apakah suatu informasi benar atau salah.
Selain mendorong masyarakat untuk memeriksa ulang informasi, Komdigi juga menekankan pentingnya transparansi platform digital dalam penggunaan AI. Platform diharapkan menjelaskan bagaimana teknologi tersebut digunakan sekaligus menyediakan mekanisme bagi pengguna yang merasa dirugikan.
Komdigi menilai transparansi dan tanggung jawab platform diperlukan agar perkembangan teknologi digital tetap memberikan manfaat sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.
"Intinya adalah AI boleh membantu kita berpikir tapi kemudian keputusan dan penilaian tetap harus berada di tangan para penggunanya," pungkas Marroli.