NADIKABAR.COM — Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), mengecam perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang terus bergulir di ruang publik. Lembaga tersebut mengingatkan konflik orang tua, termasuk sengketa hak asuh, berpotensi memberikan tekanan psikologis terhadap anak-anak.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, menegaskan pihaknya tidak berpihak kepada Ruben Onsu maupun Sarwendah. Menurutnya, fokus lembaga yang dipimpinnya adalah memastikan hak dan kondisi psikologis anak tetap terlindungi di tengah konflik kedua orang tuanya.

"Kami tidak pernah berada di sisi orang dewasa. Namanya perlindungan anak, ya khusus anak. Kami tidak pernah menyangkutpautkan, tidak pernah melihat kasus itu dari sisi orang dewasa," kata Agustinus Sirait di kantornya, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2026).

Agustinus mengungkapkan, Komnas PA menerima banyak komentar negatif di media sosial setelah menggelar konferensi pers sebelumnya. Padahal, menurutnya, lembaga tersebut berupaya menawarkan bantuan untuk menangani persoalan yang melibatkan anak di tengah perselisihan kedua orang tuanya.