Menurut laporan NadiKabar, Marles juga menyatakan bahwa berdasarkan pemahamannya, tidak ada komponen sensitif di dalam pengiriman yang hilang itu.
F-35 adalah jet tempur siluman generasi kelima buatan Lockheed Martin, dan Washington secara ketat membatasi penjualan pesawat ini hanya kepada para mitra dan sekutu terdekatnya. Sebab, pesawat itu dipandang jet tempur tercanggih dunia dengan teknologi tinggi.
Sebagai contoh, Turki dikeluarkan dari program F-35 pada tahun 2019 setelah negara tersebut membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia. Pembelian ini memicu kekhawatiran bahwa sistem Rusia tersebut dapat digunakan sebagai platform pengumpulan intelijen untuk mempelajari kemampuan pesawat F-35.
China pernah menargetkan data militer AS terkait F-35 dalam sejumlah kasus spionase di masa lalu, menurut pernyataan jaksa penuntut AS pada tahun 2024.