"Penataan Stasiun Rangkasbitung dirancang untuk menciptakan keseimbangan tim redaksi nilai sejarah dan fungsi pelayanan," jelas Bramantya.

Adapun saat ini, Stasiun Rangkasbitung aktif melayani perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang dan KA Lokal Merak. Sepanjang Januari-Juli 2026, Stasiun Rangkasbitung mencatat 8.307.042 pergerakan penumpang melalui layanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang dan KA Lokal Merak.

"Melalui beautifikasi Stasiun Rangkasbitung, KAI Properti menghadirkan pendekatan penataan yang menjaga identitas heritage dan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat," jelasnya.

Selain penataan bangunan, KAI Properti juga melakukan pengembangan fasilitas pendukung berupa bangunan baru dua lantai untuk menyesuaikan kebutuhan ruang di area stasiun. Pekerjaan tersebut mencakup struktur bangunan, arsitektur, serta instalasi pendukung sesuai kebutuhan ruang.

"Kami ingin Stasiun Rangkasbitung tetap menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dengan identitas sejarah yang kuat. Melalui penataan ini, aset heritage dapat terus memberikan nilai, fungsi, dan manfaat bagi masyarakat di masa kini maupun masa mendatang," tutup Bramantya.