Ketua Seksi Kesehatan PB Porprov, dr. Elhamangto Zuhdan, menjelaskan telah melakukan penanganan kepada atlet yang mengalami kejang. Penanganannya tersebut meliputi pemeriksaan durasi kejang, respons pupil, tingkat kesadaran, hingga pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.
"Pada kasus yang kemarin, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tidak ditemukan gangguan yang membahayakan. Bahkan sekarang kondisi pasien atau atlet tersebut sudah membaik," jelasnya.
Elhamangto menambahkan, hingga Kamis (29/10) sekitar pukul 17.00 WIB, tim medis Porprov telah menangani sekitar 175 kasus kesehatan. Sebanyak 22 kasus dirujuk ke rumah sakit, sedangkan sisanya ditangani di lokasi pertandingan.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, menyatakan penyelenggara telah melakukan sejumlah tahapan sebelum pertandingan, termasuk memastikan atlet terdaftar dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Meski demikian, ia menilai evaluasi tetap diperlukan.
"Ini menjadi evaluasi kami untuk memastikan keselamatan atlet benar-benar dijaga," katanya
Di tengah evaluasi tersebut, Porprov XVII Jateng 2026 tetap berlangsung sesuai jadwal. Hingga Kamis (29/10) siang, sebanyak 23 cabang olahraga telah menyelesaikan pertandingan.
Penutupan Porprov dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/10) pukul 19.00 WIB di Kabupaten Kendal. (akd/akd)