"Ini menunjukkan bahwa listrik semakin menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi. Karena itu, keandalan pasokan menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan kegiatan masyarakat dan dunia usaha dapat terus berjalan," ujarnya.
Mengantisipasi tren kenaikan tersebut, PLN juga terus berupaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Dewata sekaligus menyiapkan tambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat.
Dalam hal ini, Persero tengah mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai bagian dari strategi jangka panjang memperkuat ketahanan energi Bali, dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu sumber energi yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Menurutnya selain relatif cepat dibangun, PLTS dapat diterapkan melalui berbagai skema, mulai dari PLTS ground mounted, PLTS terapung di waduk atau bendungan, hingga PLTS atap. Pengembangan PLTS tersebut juga sejalan dengan RUPTL 2025-2034 serta Program PLTS 100 gigawatt GW yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.