NADIKABAR.COM — Konsumsi masyarakat menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menyentuh 5,47 persen pada kuartal III 2026.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh Edhy Mahmud mengungkap jika dibedah berdasarkan sumber pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi tulang punggung utama ekonomi nasional.
"Pada triwulan III tahun 2026, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan terbesar, yaitu menyumbang 2,62 persen," ujar Edhy dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Kamis (5/11).
Meski sedikit turun dari 2,68 persen pada kuartal II 2026, konsumsi rumah tangga tetap mendominasi struktur Produk Domestik Bruto (PDB) dengan porsi kontribusi mencapai 51,97 persen.
Sepanjang kuartal III 2026, komponen ini mampu tumbuh sebesar 5,04 persen.
Edhy menjelaskan terjaganya laju konsumsi ini utamanya dipacu oleh subsektor restoran dan hotel yang melonjak 6,59 persen seiring tingginya pengeluaran masyarakat untuk makanan jadi.