NADIKABAR.COM — Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih rencananya akan membuka layanan klinik pratama yang bisa diakses menggunakan BPJS Kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut pembahasan mengenai pemanfaatan klinik Kopdes Merah Putih sudah dilakukan. Sejumlah proyek percontohan atau pilot project juga diklaim sudah dijalankan untuk melihat model bisnis yang akan diterapkan.

"Sudah ada pembahasan memang salah satu unit bisnis dari koperasi selain logistik perdagangan itu ada juga apotek dan klinik," kata Budi saat ditemui awak media di Jakarta Utara, Jumat (30/10), dikutip dari NadiKabar.

Menurut dia, klinik koperasi akan memiliki model bisnis serupa dengan klinik swasta, berbeda dengan puskesmas yang memberikan layanan kesehatan sesuai ketentuan layanan pemerintah.

"Kita sudah melakukan beberapa pilot project untuk bisa melihat bisnis modelnya. Ini sama dengan klinik swasta sebenarnya, kalau yang puskesmas kan tidak berbayar. Nah, ini kan sama modelnya dengan model swasta," ujar Budi.

Budi menyebut peserta BPJS Kesehatan nantinya dapat memanfaatkan layanan saat berobat ke klinik maupun membeli obat di apotek Kopdes Merah Putih.

"Iya, bisa (Jaminan Kesehatan Nasional), sama seperti semua klinik swasta pakai BPJS juga," ujarnya.