NADIKABAR.COM — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) berkoordinasi dengan Pemda dan UPTD PPA Jateng untuk memastikan 11 santriwati dan empat ustadzah Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mendapatkan pendampingan.
"Kami berharap dukungan psikologis bagi santriwati dan ustadzah dapat diberikan secara bertahap dan hati-hati. Kenyamanan serta kondisi psikologis masing-masing individu perlu menjadi perhatian, dengan menyesuaikan kondisi di lapangan dan persetujuan pihak terkait," kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi di Jakarta, Rabu.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mereka menjalani setiap tahapan penanganan secara aman.
Selain pendampingan psikologis, KemenPPPA juga memastikan koordinasi terus dilakukan untuk mendorong terpenuhinya hak perempuan dan anak yang terdampak.