Adapun rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) secara bank only tercatat sebesar 18,4 persen.
Novita menjelaskan, kombinasi pertumbuhan kredit, penguatan pendanaan, dan kualitas aset yang terjaga menjadi fondasi bagi Bank Mandiri untuk melanjutkan ekspansi bisnis secara terukur.
"Dengan kombinasi pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang kuat, kualitas aset yang sehat, serta pengelolaan likuiditas yang prudent, kami optimistis Bank Mandiri memiliki fundamental yang solid untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan," ujarnya.
Ke depan, Bank Mandiri akan melanjutkan pertumbuhan melalui pembiayaan berbasis ekosistem, penguatan dana transaksional, dan pengembangan layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
Strategi tersebut akan dijalankan dengan tetap memperhatikan kualitas aset, kecukupan modal, dan pengelolaan risiko agar pertumbuhan bisnis dapat memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan perekonomian nasional.