"Kita melihat mana bank-bank yang dia menyalurkan kredit padahal dia punya likuiditas. Jadi kita tahu memang Himbara sekarang yang paling aktif, tapi kita juga melihat ada beberapa bank yang demand-nya sudah mulai ada," jelas Destry.
BI juga melihat perkembangan positif dari pertumbuhan kredit pada Agustus 2026 yang disebut mencapai 13,6%. Pertumbuhan terutama terjadi pada kredit investasi dan kredit modal kerja yang mengalir ke sektor produktif.
"Sebenarnya ini hal yang bagus karena artinya pertumbuhan kredit itu masuk ke sektor produktif. Jadi ini buat kami menjadi suatu sinyal juga bahwa aktivitas ekonomi terus berputar dengan kapasitas ekonominya yang menambah karena ada kredit investasi tadi," tutup Destry.