NADIKABAR.COM — Pemerintah memastikan kapal induk pertama RI KRI Sriwijaya-100 siap diandalkan untuk menangani ragam misi operasi militer selain perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana.

"Kini, Indonesia memiliki kapal yang dapat menjadi pangkalan terapung di laut, bernama KRI Sriwijaya-100," ujar Kabiro Infohan Kemhan, Brigjen Rico Sirait dalam siaran pers Bakom RI yang disiarkan di Jakarta, Sabtu.

Rico menjelaskan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan ribuan pulau dan wilayah laut yang sangat luas, Indonesia memiliki tingkat kerawanan dan risiko bencana alam yang tinggi.

Dalam situasi darurat bencana, terutama ketika akses darat terputus total, keberadaan pangkalan terapung menjadi solusi vital untuk memastikan bantuan logistik serta operasi penyelamatan dapat menjangkau wilayah terisolasi secara cepat.

KRI Sriwijaya-100 dengan ragam kemampuannya dinilai menjadi armada paling tepat untuk mengangkut ragam logistik bantuan.