Dari segi spesifikasi seperti dilansir rilis Bakom RI, KRI Sriwijaya-100 memiliki dimensi panjang sekitar 180 meter dan bobot mencapai 12.000 ton.

Kapal ini dirancang dengan fasilitas geladak yang luas sehingga mampu mengoperasikan berbagai jenis helikopter hingga pesawat nirawak (drone) secara langsung dari tengah laut.

Fleksibilitas taktis ini memungkinkan jangkauan operasi pertahanan maupun misi kemanusiaan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada keberadaan pangkalan-pangkalan di darat.

"Kemampuan ini sangat penting bagi Indonesia yang memiliki wilayah laut yang luas, ribuan pulau, dan risiko bencana yang tinggi," tambah Rico.