"Nah, tentunya dengan penambahan sarana, peningkatan prasarana, tentunya bisa kita capai ini. Insyaallah prasarananya kita bereskan sampai 2028," ujarnya.

Kepadatan paling tinggi terjadi pada lintas Rangkasbitung. Bobby menyebut tingkat okupansi di lintas tersebut telah melampaui 160%, sementara Bekasi berada di kisaran 120%, dan Bogor sekitar 130%.

Pada lintas Rangkasbitung, kepadatan bahkan disebut dapat mencapai 12 penumpang per meter persegi. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi jarak kedatangan antarkereta atau headway yang masih berkisar 10-15 menit.