"Nah, sementara kalau yang ke Rangkas bitung ini, itu 1 banding 12. Nah, ini karena headway kita itu masih 10-15 menit, karena pensinyalannya itu masih persinyalan yang zaman baheula. Jadi, persinyalantertutup," jelasnya.

KAI berencana meningkatkan sistem persinyalan sehingga headway KRL Rangkasbitung dapat dipangkas menjadi sekitar 4-5 menit. Pasokan listrik juga akan ditingkatkan agar lintas tersebut dapat mengakomodasi lebih banyak rangkaian dengan formasi 12 kereta atau SF12.

Untuk menambah kapasitas dalam jangka pendek, KAI turut mengusulkan tambahan tujuh trainset dengan formasi 12 kereta dan 16 trainset dengan formasi delapan kereta. Perbedaan formasi diperlukan lantaran sejumlah stasiun masih memiliki peron yang belum dapat mengakomodasi rangkaian 12 kereta.