"Kami bersyukur karena Rote dipilih menjadi kawasan industri garam nasional. Anak-anak muda nanti tidak perlu jauh mencari pekerjaan. Kami ingin garam dari Rote bisa memenuhi kebutuhan Indonesia dan menjadi kebanggaan daerah kami," kata Nixon, seorang warga Rote Ndao.

Menjawab aspirasi warga, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan masyarakat lokal tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pelaku utama industri.

Sebagai pembekalan, pemerintah menyiapkan program pelatihan dan sertifikasi khusus, sehingga warga memiliki keterampilan mengelola tambak dan pabrik garam modern secara profesional.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa tujuan utama pembangunan KSIGN di Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko adalah mengalirkan manfaat ekonomi kepada masyarakat pesisir.