"Usaha comring ini membantu menambah penghasilan keluarga mereka. Waktu kerjanya juga cukup fleksibel sehingga tidak mengganggu tanggung jawab di rumah. Para pekerja terlibat mulai dari mengupas dan memarut singkong, mengolahnya menjadi comring, hingga mengemas produk untuk dijual," tutur Ari.

Menjaga ketersediaan bahan baku menjadi salah satu tantangan, terutama saat musim kemarau. Ketika pasokan dari petani di wilayah sekitar berkurang dan harga singkong meningkat, ia pun harus mencari bahan baku dari luar daerah agar kegiatan produksi tetap berjalan.

"Alhamdulillah, KUR BRI membantu memenuhi kebutuhan modal sehingga kami dapat meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran. Perkembangan usaha ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga kami dan warga sekitar," tambahnya.

Perkembangan usaha PD Comring Sawargi melalui dukungan KUR BRI ini sejalan dengan riset yang dilakukan oleh BRI Research Institute pada 2025 bertajuk "Survei Efektivitas KUR dan Beban Biaya UMKM".

Riset tersebut mencatatkan bahwa pembiayaan KUR dari BRI memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga mencapai double digit.