NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia bakal melakukan kunjungan kerja ke sejumlah negara, termasuk India dan China. Agendanya adalah untuk mencari kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Hal ini sejalan dengan tugas yang telah diberikan dari Presiden Prabowo Subianto kepada dirinya untuk mencari kontrak pasokan energi jangka panjang guna menjaga kepastian pasokan bagi Indonesia.
Pencarian pasokan BBM ke sejumlah negara tersebut juga dilakukan agar Indonesia tidak bergantung pasokan BBM dari Singapura.
"Indonesia juga tahu bahwa kita mengimpor BBM RON 90 yang tadi disampaikan dari negara tetangga. Dan mulai besok saya akan berangkat ke beberapa negara termasuk India, China, dan beberapa negara untuk saya mendapatkan kepastian pasokan," ujar pria yang juga merangkap sebagai Menteri ESDM di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).
Seperti diketahui saat ini Indonesia telah memangkas pasokan gas ke Singapura. Adapun saat ditanya mengenai kemungkinan dampak pengurangan pasokan gas ke Singapura terhadap pasokan BBM Indonesia yang diimpor dari Singapura, Bahlil mengatakan dirinya telah memperhitungkan berbagai risiko sebelum mengambil langkah tersebut.
"Kita sebelum melangkah, tidak mungkin tidak mempertimbangkan semuanya. Udah. Kalau di sektor energi kita sudah saya pertimbangkan semuanya," tegas Bahlil.
Bahlil pun memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa cadangan BBM nasional aman dan harga BBM subsidi tidak akan naik.
"Rakyat Indonesia tenang, insyaallah saya memberikan jaminan atas arahan perintah Presiden Prabowo, atas arahan dan perintah Presiden Prabowo bahwa cadangan BBM kita dalam standar minimum nasional harga tidak akan naik untuk BBM subsidi," pungkas Bahlil.