Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar Rp 19,079 triliun, tumbuh sekitar 12,04% secara tahunan dibandingkan Rp 17,028 triliun pada September 2025. Pertumbuhan ekuitas tersebut menunjukkan peningkatan nilai kekayaan bersih perseroan.
Namun, penguatan ekuitas perlu dibedakan dengan peningkatan modal regulasi yang tercermin dalam rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR).
Berdasarkan data September 2026, CAR Bank Mayapada tercatat sebesar 11,09%, meningkat dibandingkan posisi September 2025 sebesar 10.09%. Peningkatan CAR menunjukkan penguatan kemampuan permodalan bank dalam mendukung aktivitas usaha serta mengantisipasi risiko yang melekat pada kegiatan operasional perbankan.
Dari sisi likuiditas, salah satu indikator yang dapat dicermati adalah rasio Loan to Deposit Ratio (LDR). Rasio ini menggambarkan perbandingan antara penyaluran kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun bank.