Berdasarkan data Juni 2026, LDR Bank Mayapada tercatat sebesar 77,06%, lebih rendah dibandingkan 83,83% pada Juni 2025. Perkembangan tersebut menunjukkan perubahan komposisi penyaluran kredit terhadap dana pihak ketiga yang dihimpun.

Secara keseluruhan, pertumbuhan laba bersih sebesar 107%, peningkatan aset dan ekuitas, serta penguatan CAR menjadi sejumlah indikator positif dalam kinerja Bank Mayapada hingga September 2026. Ke depan, konsistensi dalam menjaga profitabilitas, permodalan, dan likuiditas akan menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Di tengah pertumbuhan laba dan ekuitas, kualitas aset produktif tetap menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati. Berdasarkan data keuangan per Juni 2026, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross Bank Mayapada tercatat sebesar 4,02%, mengalami perbaikan menjadi 3.36% per 30 September 2026.

Secara keseluruhan, pertumbuhan laba, aset, dan ekuitas menjadi perkembangan positif bagi Bank Mayapada. Namun, perseroan tetap perlu memperhatikan kualitas kredit, efisiensi operasional, serta penguatan permodalan untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.