"Kehadiran Bapak Menteri Pertanian menjadi dorongan sekaligus penegasan atas sinergi strategis pemerintah dan BUMN dalam membangun ekosistem pangan dari hulu hingga hilir, khususnya untuk memperkuat pemenuhan protein hewani masyarakat," kata Rivai.
Menurut Rivai, pengembangan HAT di Bone akan membentuk rantai pasok unggas yang terintegrasi mulai dari pembibitan, pakan, peternakan, hingga pengolahan.
"Kolaborasi ini dirancang membentuk rantai pasok unggas yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah," ujar Rivai.
PTPN I menyatakan pemanfaatan lahan untuk proyek tersebut telah memperhatikan ketentuan tata ruang. Tahapan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) telah diselesaikan. Perusahaan juga memastikan lokasi RPHU dan cold storage tidak berada di kawasan yang tumpang tindih dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).