"Berbagai capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pertamina untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola perusahaan. Bagi Pertamina, keberlanjutan dan prinsip ESG menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan bisnis," kata Baron.

Perusahaan bertekad untuk terus memperluas cakupan program hijau di masa mendatang.

Dalam pengembangan bisnis rendah karbon, Pertamina kini fokus menggenjot pemanfaatan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan biogasoline. Realisasi penjualan biogasoline melalui pencampuran bioetanol lima persen pada bensin RON 95 tercatat mencapai 23.280 kiloliter sepanjang semester I 2026.

Berbagai prestasi mentereng tersebut sukses mengantar Pertamina memborong empat penghargaan utama di ajang KESGI Award 2026. Penghargaan bergengsi dari Katadata ESG Sustainability Insight ini diserahkan di Sudirman Hall, Jakarta, pada Kamis (17/9) lalu.