NADIKABAR.COM β Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong pemerintah menjaga keseimbangan harga beras agar petani memperoleh keuntungan layak dan masyarakat tetap dapat membeli beras dengan harga terjangkau.
"Kami meminta agar stabilisasi pangan dibangun secara berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen," kata Daniel terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Meski begitu, dia mengapresiasi langkah stabilisasi dan intervensi pangan yang dilakukan Badan Pangan Nasional (Bapanas), termasuk kebijakan tambahan alokasi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 1 juta ton beras untuk memperkuat ketersediaan dan menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Menurut dia, berbagai instrumen stabilisasi tersebut memberikan dampak positif dalam menjaga pasokan sekaligus membantu mengurangi tekanan pengeluaran masyarakat.
Namun, ia mengingatkan agar stabilisasi pangan juga dibangun secara berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen.
βProgram stabilisasi dan intervensi yang dilakukan Bapanas, termasuk tambahan 1 juta ton beras, sangat bagus. Program itu membantu meringankan masyarakat,β ujar Daniel.
Sebelumnya, dia telah melakukan kunjungan kerja bersama Komisi IV DPR RI dan jajaran Bapanas ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Jumat (2/10).
Menurut dia, pemerintah perlu terus memperkuat kebijakan stabilisasi jangka menengah dan panjang sehingga harga yang terbentuk tetap memberikan insentif yang layak bagi petani, namun tetap terjangkau oleh masyarakat.