“Jangan hanya fokus pada titik intake. Kita juga harus memperhatikan kondisi sebelum air mencapai titik tersebut. Saya berharap tim teknis dapat memberikan penjelasan dan solusi yang konkret,” ujarnya.
Ia menegaskan percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan kepentingan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak mengantisipasi potensi gangguan sejak awal agar warga tidak menanggung dampak pekerjaan.
Ia mendukung penuh pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dan berharap proyek tersebut dapat selesai lebih cepat dari target yang direncanakan.
Ia mengatakan pihaknya mendorong percepatan pembangunan agar dapat rampung pada 2027, lebih awal dari target penyelesaian yang ditetapkan pada Mei 2028.
“Saya mendukung 100 persen pembangunan flyover ini agar cepat selesai. Namun, kita juga harus memastikan persoalan air bersih dan dampak lingkungan diantisipasi sejak dini,” kata dia.
Ia berharap pemerintah, balai, dan pelaksana proyek terus berkoordinasi untuk menjaga kelancaran pembangunan. Menurutnya, penyelesaian proyek harus berjalan seiring dengan perlindungan sumber air baku masyarakat.
Menurut dia, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik diharapkan berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan kebutuhan air bersih warga Kota Padang.