NADIKABAR.COM — Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak asap terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

“Kami menyoroti laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memasukkan Provinsi DKI Jakarta dalam daftar wilayah yang terdeteksi terdampak asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), berdasarkan pemantauan citra satelit pada Jumat (16/10),” kata Hardiyanto Kenneth di Jakarta, Sabtu.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengatakan laporan tersebut perlu disikapi secara serius, tetapi harus tetap berdasarkan data dan hasil pemantauan yang akurat.

Menurut dia, asap yang terdeteksi melalui citra satelit tidak serta-merta menunjukkan bahwa konsentrasi polutan di permukaan Jakarta mengalami peningkatan.

"Pemprov DKI Jakarta harus bergerak berdasarkan data, tetapi tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata dia.

Ia meminta agar masyarakat tidak langsung menyimpulkan kualitas udara Jakarta memburuk akibat asap karhutla hanya berdasarkan citra satelit.