NADIKABAR.COM — Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemerintah menyusun peta jalan peningkatan kapasitas guru dalam momentum Bulan Guru Nasional 2026. Menurutnya, peringatan tersebut tidak cukup hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi harus menghasilkan kebijakan konkret dan terukur.

Lestari yang akrab disapa Rerie mengatakan peningkatan kapasitas guru merupakan salah satu prasyarat untuk mewujudkan sistem pendidikan nasional yang berkualitas.

"Bulan Guru harus menerjemahkan apresiasi menjadi kebijakan yang terukur. Kita butuh peta jalan peningkatan kapasitas yang jelas, bukan program yang bersifat sementara," ujar Rerie, dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul peluncuran Bulan Guru Nasional 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 30 Oktober 2026. Mengusung tema 'Guru Hebat, Indonesia Kuat', peringatan ini diisi sejumlah kegiatan, mulai dari Pekan Guru Fest pada 2-4 November 2026, webinar, seminar di daerah, hingga puncak Hari Guru Nasional pada 26 November 2026.

Rerie menyoroti data yang menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah dalam pemenuhan kualifikasi guru. Berdasarkan data Kemendikdasmen per Januari 2026, dari total 2,9 juta guru di Indonesia, sebanyak 137.000 belum memiliki sertifikat pendidik dan sekitar 200.000 belum menyelesaikan pendidikan S1.