​Di sisi lain, Oklahoma City Thunder menghadapi hitungan waktu yang jauh lebih ketat. Thunder melepas Luguentz Dort, Isaiah Joe, dan Aaron Wiggins demi menekan beban gaji. Lonjakan gaji Shai Gilgeous-Alexander pada musim 2027/2028 berpotensi memaksa Thunder melepas para pemain pendukung, bahkan mempertimbangkan opsi merelakan Jalen Williams atau Chet Holmgren demi mematuhi aturan pembatasan gaji (apron/salary cap).

​Situasi ini menjadikan musim 2026/2027 sebagai ujian penting bagi trio andalan Thunder. Manajer Umum Sam Presti optimistis skuad saat ini memiliki peluang menjuarai liga sama besarnya seperti saat mereka bertahta pada 2025. Di saat yang sama, Gilgeous-Alexander mengusung misi pribadi mengejar gelar MVP ketiga secara beruntun, capaian langka yang sejauh ini hanya diukir Bill Russell, Wilt Chamberlain, dan Larry Bird.

​Kunci utama Thunder ada pada Holmgren. Meski menempati urutan kedua dalam pemungutan suara Defensive Player of the Year, kontribusi serangannya merosot saat Final Wilayah Barat. Selama Thunder masih menelan delapan kekalahan dari 12 duel terakhir melawan Spurs, dominasi di musim reguler belum bisa menjadi jaminan gelar.