NADIKABAR.COM — Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melaporkan realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2% year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan aktivitas investasi yang terus berkembang dan membuka peluang bagi perusahaan global untuk menjajaki pasar Indonesia.
Menangkap peluang tersebut, Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital Sinar Mas Land yang berfokus pada berbagai sektor di Asia Tenggara, meluncurkan Innovation Lab (Innolab). Program ini membuka akses pasar dan peluang komersialisasi bagi perusahaan global yang ingin memasuki Indonesia.
Innolab juga membantu perusahaan membangun kemitraan strategis, memahami kebutuhan konsumen lokal, dan memvalidasi peluang bisnis untuk mendukung pertumbuhan serta investasi jangka panjang.
"Indonesia memiliki potensi besar sebagai pintu masuk bagi perusahaan global yang ingin mengembangkan bisnisnya di Asia Tenggara. Melalui Innolab, kami memanfaatkan ekosistem Sinar Mas Land, salah satunya BSD City, sebagai living lab bagi perusahaan untuk memahami karakteristik pasar Indonesia, mengidentifikasi kebutuhan konsumen, serta menguji relevansi teknologi dan model bisnis yang dikembangkan," ujar CEO of Strategic Healthcare Investment & Ventures, Sinar Mas Land, Mulyawan Gani dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).