Menjawab persoalan ini, Synology merilis perangkat khusus ActiveProtect DP5200. Perangkat berukuran ringkas 1U ini berfungsi mengisolasi data backup secara terpisah lewat teknologi immutable backup--membuat berkas cadangan sama sekali tidak bisa diubah, dienkripsi, maupun dihapus oleh peretas. Lewat ActiveProtect Manager 2.0, pemulihan data kini juga mendukung lingkungan virtualisasi populer seperti Nutanix AHV dan Proxmox VE.
Bicara soal produktivitas, riset yang sama mengungkap lebih dari 80% perusahaan di Indonesia ternyata masih menghabiskan waktu setidaknya dua jam seminggu untuk mengolah dokumen secara manual tanpa bantuan AI.
Namun, kekhawatiran bocornya data rahasia perusahaan ke platform AI publik sering kali jadi penghambat. Menjawab ketakutan ini, Synology menyematkan kemampuan AI langsung di dalam ekosistem lokal (on-premises) mereka, seperti Synology Office Suite, ChatPlus, dan Meet.
Pemrosesan dilakukan secara internal, sehingga karyawan bisa memakai AI untuk mengedit dokumen atau spreadsheet tanpa khawatir data sensitif keluar dari server perusahaan.
Sementara di sektor keamanan fisik, perangkat DVA7400 hadir membawa AI untuk memindai ribuan jam rekaman kamera CCTV secara otomatis. Fitur ini memudahkan tim keamanan melacak insiden tertentu dalam hitungan detik tanpa harus menonton video berulang kali secara manual.