Sebab, tidak selamanya internet membawa keburukan bagi anak, kok. Seto memberi contoh anak yang berhasil memanfaatkan dunia digital untuk membangun skill mereka.

"Ada satu anak, padahal itu di Jakarta, tidak bisa Bahasa Jawa tapi tahu-tahu pintar dalang. Begitu ditanya siapa gurunya, Mbah YouTube ternyata. Akhirnya dia menjadi dalang terkenal, padahal masih umur 12 tahun," kisahnya.

"Sering juga dipanggil di sekolah-sekolah internasional dan sebagainya karena cinta pada budaya dan adatnya sendiri. Jadi, sekali lagi, semua untuk kesejahteraan dan perlindungan anak," tutupnya.