NADIKABAR.COM — Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menilai peluncuran buku "Historiografi Islam Nusantara" di Surabaya, Jawa Timur, dapat memperkuat posisi strategis Indonesia di kancah global di tengah memuncaknya konflik peradaban dan ketegangan geopolitik dunia.

Ketua Umum LPOI sekaligus penulis buku tersebut, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa posisi Indonesia sebagai negara demokrasi dengan mayoritas penduduk Muslim sangat menarik perhatian bangsa-bangsa besar, sehingga pemahaman mendalam mengenai akar sejarah dan masa lalu bangsa menjadi sangat krusial.

Menurut Kang Said, pemahaman mengenai Islam Nusantara tidak cukup hanya dengan menelusuri waktu kedatangan atau penyebaran ajarannya semata, melainkan menuntut kesadaran sejarah yang utuh untuk melihat bagaimana Islam berinteraksi dengan kebudayaan lokal serta membentuk institusi sosial.

Islam di Nusantara, lanjutnya, hadir tidak hanya sebagai agama mayoritas, tetapi juga berperan aktif dalam membangun jaringan pendidikan, perdagangan, hukum, diplomasi, bahasa, kesusastraan, hingga berbagai institusi sosial dan politik yang menjadi pilar peradaban.