Di tengah arus informasi publik yang serba ringkas dan terfragmentasi saat ini, Imam Pituduh mengingatkan pentingnya membekali masyarakat dengan kemampuan berpikir kritis agar tidak terjadi penyederhanaan maupun manipulasi sejarah masa lalu.

Melalui penerbitan karya ini, LPOI berharap masyarakat dapat membedakan secara objektif antara fakta sejarah, interpretasi, dan opini, serta memahami konteks perjalanan bangsa secara utuh dan bertanggung jawab.

Kegiatan peluncuran dan bedah buku yang dilangsungkan di Hotel Deka, Surabaya, tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Wantimpres H. Soekarwo (Pak Dhe Karwo) serta Wakil Gubernur Jawa Timur H. Emil Dardak.