Luhut mengibaratkan rencana tersebut sebagai upaya membangun industri bernilai tambah yang membutuhkan persiapan dan pengembangan secara bertahap.

"Ini sama seperti nikel waktu kita mulai 10 tahun yang lalu. Sekarang era Presiden Prabowo ada dari pertanian yaitu hilirisasi kratom, hilirisasi tadi kemenyan," ujar Luhut.

Ia menambahkan, persiapan pengembangan hilirisasi kedua komoditas tersebut masih berlangsung. Peresmian oleh Presiden Prabowo pada Maret 2027 akan dilakukan apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.