Sebagai informasi, Soekirjo (70) dan Wifatmi (68), hampir tak bisa ke mana-mana karena akses jalan akan ditutup tembok warga. Pasutri lansia tersebut tinggal di Gang Remaja RT 04 RW 02, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jaktim.
Keduanya tinggal di rumah yang hanya memiliki satu akses. Saat ini, akses tersebut terancam tertutup tembok yang akan dibangun tetangganya.
Cerita pasutri lansia yang terkurung karena akses ditutup tetangga ini viral di media sosial (medsos). Nasib miris pasutri lansia itu banyak menarik simpati warganet.
Pasutri tersebut sebelumnya punya perjanjian dengan pemilik lahan yang memberikan akses kepada mereka sejak 1987. Namun, dinarasikan, ahli waris telah menjual tanah tersebut.
Kemudian, pemilik baru berencana mendirikan bangunan yang selama ini menjadi akses jalan Sukirdjo dan Wifatmi. Sengketa ini dalam proses mediasi dari tingkat RT hingga kelurahan.
Pemilik lahan baru tak bersedia memberikan lahannya untuk akses jalan pasutri. Pemilik baru tersebut beralasan lahan yang dibeli berukuran 40 meter persegi sehingga jika dikurangi untuk akses jalan membuat luas lahan semakin kecil.
Pemkot meminta pemilik lahan baru untuk tidak menutup akses sebelum ada jalan alternatif bagi pasutri lansia untuk beraktivitas keluar rumah.