MA menjadi salah satu dari 14 kementerian dan lembaga yang mendapatkan prioritas dari Presiden untuk penambahan sumber daya manusia (SDM) tahun ini. Kesempatan tersebut menjadi momentum bagi MA untuk memperkuat dukungan personel dalam penyelenggaraan layanan peradilan.

Setiap tahun, lingkungan peradilan kehilangan sejumlah personel karena memasuki masa pensiun maupun meninggal dunia. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan rekrutmen agar pelaksanaan tugas dan pelayanan pengadilan tetap berjalan dengan baik.

"Setiap tahunnya, kurang lebih 500 hakim dan aparatur peradilan yang pensiun atau meninggal, dan rekrutmen hakim terakhir itu tahun 2021, jadi banyak kosong, sehingga menghambat layanan peradilan," jelasnya.