Kemampuan AI lokal menjadi nilai tambah bagi pengembang yang ingin memproses data tanpa selalu mengandalkan layanan cloud. Selain berpotensi mengurangi latensi, pendekatan ini dapat memberikan kontrol lebih besar terhadap data sensitif.

Apple juga merombak desain MacBook Pro agar lebih portabel. Model 14 inch kini berbobot sekitar 1,36 kg, sedangkan versi 16 inch sekitar 1,81 kg.

Keduanya memiliki bodi lebih tipis dengan sistem pendingin yang didesain ulang untuk mempertahankan performa ketika menjalankan pekerjaan berat.

Daya tahan baterainya diklaim mencapai 24 jam, dengan pengisian cepat hingga 50% dalam 30 menit.

Untuk konektivitas, tersedia tiga port Thunderbolt 5, HDMI, slot SDXC, MagSafe, jack audio, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.

Sistem enam speaker juga ditingkatkan dengan bass 50% lebih dalam. Sementara itu, kamera 12MP Center Stage dan mikrofon berkualitas studio tetap tersedia.

Kombinasi bobot lebih ringan dan baterai panjang membuat MacBook Pro semakin menarik bagi kreator yang sering bekerja secara mobile.

Apple membuka preorder MacBook Pro terbaru pada 28 Oktober 2026 di 30 negara dan wilayah. Penjualan perdana dijadwalkan mulai 6 November 2026. Kabar baiknya laptop ini akan segera hadir di Indonesia.

Sembari menunggu, yuk intip harga resminya di Amerika Serikat (kurs USD1= Rp 18.000):