NADIKABAR.COM — Lebih dari satu abad setelah para arkeolog menemukan makam Tutankhamun, para peneliti meyakini bahwa makam Nefertiti yang telah lama hilang mungkin tersembunyi di baliknya.

Tutankhamun naik takhta sekitar tahun 1333 SM, saat baru berusia 9 tahun. Pemerintahannya berakhir menyusul kematiannya yang terlalu dini sekitar satu dekade kemudian. Sementara itu, kisah hidup Nefertiti masih diperdebatkan.

Ia adalah istri Firaun Akhenaten, yang kemungkinan besar merupakan ayah Tutankhamun, dan juga diyakini ibu tiri raja muda tersebut. Beberapa sejarawan berpendapat Nefertiti sempat memerintah sejenak sebagai firaun. Lokasi makamnya menjadi misteri yang belum terpecahkan sejak lama.

Hasil beberapa survei geofisika baru dan studi di area sekitar memunculkan dugaan di kalangan ilmuwan bahwa makam Tutankhamun, yang dikenal sebagai KV 62, mungkin hanyalah salah satu bagian dari kompleks ruangan dan lorong.

"Jika keberadaan kompleks tersembunyi tersebut terkonfirmasi, temuan ini bisa menjadi salah satu penemuan arkeologis paling transformatif di era modern," cetus peneliti Mamdouh Eldamaty, arkeolog di Universitas Ain Shams di Kairo dan mantan Menteri Purbakala Mesir.