NADIKABAR.COM — Kementerian Perhubungan Malaysia sedang mempertimbangkan program tukar tambah motor bekas ke motor baru dengan besaran subsidi RM1.000 (Rp 4,4 juta) per unitnya. Harapannya, kebijakan ini bisa menekan polusi yang dihasilkan motor-motor lama yang beredar di jalanan Malaysia.

Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, mengatakan kementerian sedang mempertimbangkan proposal yang diajukan oleh Asosiasi Pedagang Sepeda Motor dan Skuter Malaysia (MMSDA). Anthony akan membahas hal ini dengan sekretaris jenderal kementerian minggu depan untuk melihat apakah dana kementerian yang ada bisa digunakan untuk mengimplementasikan rencana tersebut. Jika disetujui, rencana tersebut dapat diperkenalkan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Dia mengatakan bahwa pendanaan dapat berasal dari skema yang mirip dengan program hibah pendanaan untuk penggantian kendaraan lama yang diluncurkan bulan Januari, di mana pemerintah mengalokasikan RM10 juta (Rp 44 miliar) untuk mendorong sekitar 5.000 pemilik kendaraan mengganti kendaraan mereka yang berusia 20 tahun atau lebih dengan kendaraan lebih baru, lebih aman, dan lebih hemat energi dari produsen nasional Malaysia.