Karena pendanaan untuk program bantuan tersebut bukan berasal dari dana tambahan dari Kementerian Keuangan, ia menambahkan bahwa program ini dapat memperoleh dananya dari pendapatan yang dihasilkan oleh Kementerian Transportasi melalui penjualan nomor registrasi kendaraan khusus, dengan pendapatan dari penjualan tersebut disalurkan kembali ke kementerian untuk program-program, termasuk inisiatif keselamatan jalan. "Rencana ini bisa menjadi salah satu opsinya," sambung dia.

Pada Maret, Anthony mengatakan kementerian bersedia menawarkan insentif buat mengurangi jumlah sepeda motor bekas, tapi inisiatif tersebut hanya bisa berjalan dengan partisipasi aktif dari produsen motor lokal. Syarat untuk program tersebut juga mengharuskan motor tersebut merupakan model rakitan lokal (CKD), karena bantuan hanya akan diberikan kepada perusahaan manufaktur lokal.