Menurut Malaysia, Rezim Israel harus dimintai pertanggungjawaban atas upayanya yang terus-menerus untuk merusak status quo historis dan hukum di Al-Haram Al-Sharif.

Malaysia juga menegaskan solidaritas terhadap rakyat Palestina, mencakup hak untuk menentukan nasib sendiri, serta pembentukan Negara Palestina merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan sebelum 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.