Dikutip dari Reuters, Senin (31/8/2026), pemerintah Malaysia akan mengembalikan kuota pembelian bahan bakar transportasi RON 95 bagi warganya menjadi 300 liter per bulan. Sebelumnya, kuota tersebut telah dikurangi menjadi 200 liter per bulan pada awal tahun ini di tengah lonjakan harga minyak mentah global akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Kuota pembelian solar untuk kategori pengguna tertentu juga akan dinaikkan menjadi 400 liter per bulan.

Selain itu, program kecerdasan buatan (AI) pemerintah akan dibuka bagi warga Malaysia berusia 18 hingga 30 tahun. Program tersebut akan memberikan akses gratis ke sejumlah aplikasi utama, termasuk Gemini Enterprise milik Google serta Wonderclip dan MuleRun dari Alibaba Cloud asal China.

Dia juga mengumumkan tambahan anggaran untuk pemeliharaan sekolah, peningkatan sistem kesehatan digital, serta fasilitas pembiayaan mikro bagi pelaku usaha kecil.Pemerintah, kata Anwar, juga akan menaikkan batas pendapatan perusahaan yang dikecualikan dari kewajiban menerapkan e-invoice menjadi 3 juta ringgit per tahun.