Seluruh dana yang disita atau dirampas melalui proses hukum terkait pemberantasan korupsi akan dialihkan untuk membiayai program-program pemerintah, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

Koalisi yang dipimpin Anwar menghadapi penurunan dukungan akibat apa yang disebut para pengkritik sebagai kegagalan memenuhi janji reformasi serta penanganan sejumlah kasus korupsi besar yang dinilai bermasalah. Dalam beberapa bulan terakhir, koalisi tersebut juga mengalami kekalahan dalam tiga pemilihan umum daerah secara berturut-turut.

Pemilihan di tingkat negara bagian tersebut secara luas dipandang sebagai indikator sentimen pemilih menjelang pemilihan umum yang wajib digelar paling lambat awal 2028. Anwar mengatakan dirinya dapat menggelar pemilu lebih cepat apabila perpecahan di dalam pemerintahannya terus melebar.