"Menurut saya dia sudah membaik, tapi belum 100%," jelas Tardozzi.

Ia bahkan menyebut dampak kecelakaan di Indonesia ini terasa lebih berat dibanding cedera yang dialami Márquez pada 2020.

"Sayangnya, Marc masih merasakan dampak kecelakaan tahun lalu di Indonesia, bahkan lebih berat daripada yang di 2020," ungkapnya.

Meski begitu, performa Márquez tetap mengesankan. Di Aragon ia berhasil menang setelah bersaing ketat dengan Pedro Acosta, memangkas selisih poin dengan Jorge Martín di klasemen menjadi 19 poin. Ini jadi kemenangan keempatnya dalam enam balapan terakhir.