Kondisi fisik Marquez memang naik-turun drastis tergantung sirkuit, bukan performa yang konsisten stabil seperti musim lalu dengan memenangkan 11 dari 18 balapan utama.

Musim ini Márquez sudah menang di empat balapan utama. Tapi di luar kemenangan itu, mayoritas hasilnya jauh dari podium. Misalnya finis ketujuh di Mugello, Assen dan Silverstone, serta gagal finis di Buriram dan Jerez.

Dengan selisih hanya 19 poin dari Martín, gelar juara dunia masih sangat terbuka bagi Márquez. Tapi pertarungan musim ini bukan cuma melawan rival-rivalnya di lintasan, Marquez juga harus melawan keterbatasan tubuhnya sendiri.

"Marc mungkin tidak sedang memikirkan kondisi fisiknya; dia sedang berpikir untuk melakukan yang terbaik sesuai kondisinya saat ini," jelas Tardozzi.